Panen Raya Padi Organik Metode SRI, Sekolah Tani Tunjukkan Peran Aktif Mahasiswa

Ciamis, 21 Februari 2026 — Program Sekolah Tani menggelar Panen Raya Padi Organik menggunakan Metode SRI (System of Rice Intensification) di Kabupaten Ciamis, Sabtu (21/2). Kegiatan ini dilaksanakan di lahan seluas 80 bata atau ±1.040 meter persegi yang dikelola oleh 12 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh bekerja sama dengan Yayasan Cendikia Mandiri Utama.

Ketua Pelaksana Sekolah Tani, Muhamad Ramdani, menyampaikan bahwa penerapan metode SRI dengan penggunaan bibit muda, efisiensi air, serta pupuk organik (MOL) memberikan hasil signifikan. “Berdasarkan pengamatan lapangan, rata-rata satu bibit padi mampu menghasilkan hingga 25 anakan, jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional,” kata ramdani.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., mengapresiasi kegiatan Sekolah Tani sebagai bentuk kolaborasi strategis antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat. “Kegiatan ini menjadi contoh baik bagaimana generasi muda dapat berperan aktif dalam pembangunan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana, S.P., menilai metode SRI memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Ciamis. “Selain meningkatkan produktivitas, pertanian organik dengan metode SRI juga mampu menjaga kesuburan tanah dan lingkungan,” ungkapnya

disisi lain, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Galuh, Ahmad Yusuf Satibi, menegaskan peran generasi muda dalam sektor pertanian. “Kami sebagai mahasiswa pertanian membuktikan bahwa Gen Z memiliki keinginan untuk bertani. Saya berharap para peserta Sekolah Tani ini dapat menjadi pelaku sekaligus penggerak pertanian organik di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkap Ahmad Yusuf.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Tani diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing dan berkomitmen mengembangkan pertanian organik sebagai pilar ketahanan pangan daerah.


Post View: 204