Selamat datang di website resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh periode 2024/2025 Kami hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi, mengembangkan potensi, dan mendorong terciptanya sinergi antara mahasiswa, fakultas, serta masyarakat.
Dasar Pemikiran
Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah yang diberikan kepada Tanah Tatar Galuh—tanah para petani, pejuang, dan cendekiawan—kami, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh, berkomitmen untuk menjaga kewarasan, kesehatan, dan keterbukaan berpikir mahasiswa. Kesadaran akan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sangatlah penting, dan melalui ruang dialektika serta kajian akademik, kami berupaya membangun kecintaan yang mendalam terhadap bidang pertanian. Sebagai jembatan penghubung antara mahasiswa dan fakultas, kami bertekad menciptakan pendidikan yang merdeka dan adil, menghasilkan lulusan yang autentik dan siap mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di masyarakat. Kami juga berperan penting dalam mendukung visi Fakultas Pertanian Universitas Galuh menjadi institusi yang unggul dan berdaya saing global di bidang pertanian pada tahun 2030.
VISI DAN MISI
VISI
Mewujudkan
BEM Fakultas Pertanian sebagai wadah yang aktif, aspiratif, kolaboratif, dan
solutif.
2.
MISI
a.
Menjalin
kerja sama strategis dengan lembaga internal dan eksternal kampus untuk
memperkuat jaringan dan dampak gerakan mahasiswa
b.
Membangun
komunikasi efektif antara BEM, mahasiswa, dan fakultas guna memperjuangkan
aspirasi tepat sasaran.
c.
Mengembangkan
program peningkatan keilmuan, kewirausahaan, dan keorganisasian mahasiswa.
d. Membangun sistem publikasi dan media informasi yang aktif, kreatif, dan berbasis data faktual.
STRUKTUR ORGANISASI
C.
1. PRESIDEN
BEM
Presiden adalah seseorang yang memegang posisi
kepemimpinan atau pengawasan tertinggi dalam suatu BEM.
Fungsi seorang ketua seringkali mencakup pengambilan keputusan strategis,
koordinasi aktivitas, representasi organisasi di luar, serta pengarahan anggota.
2. Wakil
Presiden BEM
Wakil Presiden Bem adalah individu yang mengisi posisi
kedua tertinggi dalam hierarki kepemimpinan suatu organisasi, kelompok, atau
lembaga. Fungsinya adalah mendukung dan membantu Presiden dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawabnya. Wakil Presiden biasanya memiliki tanggung jawab
yang mirip dengan Presiden, dan dalam banyak kasus, mereka akan menggantikan Presiden
jika Presiden tidak hadir atau tidak dapat menjalankan tugasnya dan mengatur
koordinasi lintas departemen.
3. Sekretaris
Umum
Sekretaris adalah individu yang bertanggung jawab atas
administrasi dan manajemen dokumentasi dalam suatu organisasi, perusahaan, atau
lembaga. Peran sekretaris melibatkan tugas-tugas seperti pengaturan jadwal,
penyimpanan catatan, pengolahan surat-menyurat, dan koordinasi-komunikasi
internal dan eksternal. Sekretaris juga menjadi orang yang pertama kali
berinteraksi dengan pengunjung atau pihak luar yang datang ke organisasi. Tugas
dan tanggung jawab umum dari Sekretaris meliputi:
1) Mengatur jadwal pertemuan dan acara.
2) Melayani sebagai poin kontak utama untuk komunikasi
internal dan eksternal
3) Mengatur dan memelihara dokumen dan arsip
organisasi.
4) Mengelola surat-menyurat dan email.
5) Menyusun dan mengedit laporan, memo atau dokumen
lainnya.
6) Membantu dalam pengolahan data dan informasi.
7) Menyambut tamu dan pengunjung serta mengatur
pertemuan.
8) Mendukung tugas administratif dan manajerial
lainnya sesuai kebutuhan.
4. Bendahara
Umum
Bendahara adalah individu yang bertanggung jawab atas
manajemen keuangan dan administrasi keuangan dalam suatu organisasi. Peran
bendahara melibatkan pengelolaan aset keuangan, pencatatan transaksi keuangan,
pengaturan anggaran, serta pelaporan keuangan. Tugas dan tanggung jawab umum
dari Bendahara meliputi:
1) Pencatatan transaksi keuangan, termasuk pemasukan
dan pengeluaran.
2) Menyusun dan mengelola anggaran organisasi.
3) Memantau aliran kas dan mengelola rekening bank.
4) Membuat laporan keuangan berkala untuk anggota atau
pihak yang berkepentingan.
5) Mengelola pembayaran, termasuk gaji, tagihan dan
kewajiban keuangan lainnya.
6) Mengatur pembukuan dan pengarsipan dokumen
keuangan.
7) Berkoordinasi dengan auditor atau akuntan untuk
memastikan ketaatan pada peraturan dan hukum keuangan.
8) Menganalisis kesehatan keuangan organisasi dan
memberikan saran untuk perbaikan.
5.
Staff
Ahli Kaderisasi & Pengembangan Kompetensi
Staff Ahli Kaderisasi & Pengembangan Kompetensi
adalah perangkat organisasi yang berfokus pada proses kaderisasi, pembinaan,
dan pengembangan kapasitas mahasiswa. Bidang ini bertanggung jawab dalam
merancang kurikulum kaderisasi, menyusun pelatihan kepemimpinan, serta
menyiapkan regenerasi organisasi yang visioner dan berintegritas.
Tugas & Tanggung Jawab:
1)
Merancang
dan melaksanakan kurikulum kaderisasi organisasi.
2)
Menyelenggarakan
pelatihan kader, upgrading, dan workshop pengembangan diri.
3)
Mengevaluasi
proses kaderisasi dan memberikan rekomendasi perbaikan.
4)
Menjadi
motor regenerasi agar organisasi tetap berkelanjutan
6.
Staff
Ahli Pembinaan & Motivasi
Staff Ahli Pembinaan & Motivasi adalah perangkat
organisasi yang memiliki peran strategis dalam membangun kultur organisasi yang
sehat, adaptif, dan produktif. Fungsi utama staf ini adalah menciptakan iklim
kerja yang harmonis, memberikan dukungan motivasi, serta mengarahkan
pengembangan potensi anggota agar tercapai peningkatan kapasitas individu
maupun kolektif. Keberadaannya ditujukan untuk memastikan setiap anggota BEM
tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga memiliki semangat juang, rasa memiliki,
serta kepedulian terhadap organisasi.
Tugas & Tanggung Jawab:
1)
Membuat
program pembinaan anggota yang menekankan pada penguatan mental, motivasi, dan
spiritual.
2) Menjadi
fasilitator dalam menyelesaikan konflik internal dengan pendekatan
kekeluargaan.
3)
Menumbuhkan
rasa kebersamaan, loyalitas, dan solidaritas antar anggota.
4)
Menyusun
agenda evaluasi motivasi secara berkala agar kinerja organisasi tetap terjaga.
5)
Mengadakan
kegiatan capacity building (pelatihan kepemimpinan, team building, dan
upgrading motivasi)
7.
Staff
Ahli Pengabdian
Staff ahli pengabdian adalah individu yang bertanggung
jawab dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mereka berperan
dalam mengimplementasikan program-program yang bertujuan untuk membantu
masyarakat dalam beberapa aktivitas, seperti peningkatan kualitas sumber daya
manusia, perluasan wawasan, dan peningkatan keterampilan.
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Ahli Pengabdian:
1) Merancang
dan Mengimplementasikan Program: Mereka merancang dan mengimplementasikan
program-program yang sesuai.
2) Pembekalan
dan Peningkatan Keterampilan: Membekali masyarakat dengan pengetahuan dan
keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan
mereka.
3)
Pemantauan
dan Evaluasi: Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kemajuan
program-program pengabdian.
4) Pengembangan
Budaya Organisasi: Membantu dalam mengembangkan budaya organisasi yang
mendukung perkembangan masyarakat dan keberlanjutan program-program pengabdian.
Staff ahli pengabdian berperan
penting dalam mempercepat laju pertumbuhan masyarakat dan membantu dalam
mencapai tujuan pembangunan nasional.
8. Staff
Ahli Hubungan Masyarakat
Staff ahli hubungan masyarakat adalah individu yang
bertanggung jawab dalam mengelola dan membangun hubungan antara organisasi
dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk media, pemerintah, dan masyarakat
umum. Mereka berperan dalam memastikan bahwa organisasi memiliki citra yang
baik dan terus-menerus membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan
berbagai pihak.
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Ahli Hubungan
Masyarakat:
1) Membangun
dan Memelihara Hubungan: Mereka membangun dan memelihara hubungan yang positif
dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk media, pemerintah, dan masyarakat
umum.
2) Pengelolaan
Media: Mereka mengelola media sosial dan komunikasi massa untuk mempromosikan
organisasi dan mengkomunikasikan pesan-pesan yang diinginkan.
3) Pengembangan
Citra: Membantu organisasi dalam membangun citra yang baik dan mempertahankan
citra tersebut melalui berbagai aktivitas komunikasi.
4) Koordinasi
dengan Pemangku Kepentingan: Berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk
memastikan bahwa komunikasi dan hubungan yang dibangun sesuai dengan kebutuhan
dan tujuan organisasi.
5) Pemantauan
dan Evaluasi: Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitas komunikasi
dan hubungan yang dibangun.
6) Pengembangan
Keterampilan: Mengembangkan keterampilan dan pengetahuan anggota dalam bidang
hubungan masyarakat dan komunikasi.
Staff ahli hubungan masyarakat berperan penting dalam
membangun dan memelihara hubungan yang positif antara organisasi dengan
berbagai kelompok masyarakat, sehingga organisasi dapat mencapai tujuannya
dengan efektif.
9. Staff
Ahli Kajian Strategis dan Advokasi
Staff ahli kajian strategis dan advokasi adalah
individu yang bertanggung jawab dalam mengembangkan dan melaksanakan kajian
strategis dan advokasi yang berfokus pada isu-isu strategis dan penting dalam
organisasi atau komunitas. Mereka berperan dalam mengidentifikasi,
menganalisis, dan menyarankan solusi untuk permasalahan yang dihadapi.
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Ahli Kajian Strategis
dan Advokasi:
1) Menganalisis
Isu Strategis: Menganalisis isu-isu strategis yang dihadapi organisasi atau
komunitas, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi dan implikasinya.
2) Mengembangkan
Kajian Strategis: Mengembangkan kajian strategis yang mendalam dan komprehensif
tentang isu-isu tersebut, termasuk identifikasi solusi dan rekomendasi.
3) Mengadvokasi
Isu: Mengadvokasi isu-isu strategis melalui berbagai platform, termasuk media
sosial, publikasi, dan presentasi dengan berkolaborasi bersama kominfo.
4) Koordinasi
dengan Pemangku Kepentingan: Berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk
memastikan bahwa kajian strategis dan advokasi sesuai dengan kebutuhan dan
tujuan organisasi.
5)
Pemantauan
dan Evaluasi: Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kemajuan kajian
strategis dan advokasi.
6)
Pengembangan
Budaya Organisasi: Membantu dalam mengembangkan budaya organisasi yang
mendukung perkembangan kajian strategis dan advokasi.
Staff ahli kajian strategis dan advokasi berperan
penting dalam membantu organisasi atau komunitas dalam mengidentifikasi dan
menangani isu-isu strategis yang berdampak pada keberhasilan dan keberlanjutan
mereka.
10.
Staff
Ahli Komunikasi & Informasi (Kominfo)
Staff ahli Kominfo adalah individu yang bertanggung
jawab dalam membantu dalam hal Komunikasi dan Informatika dalam melaksanakan
tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Mereka berperan dalam mengelola
berbagai bidang yang terkait dengan komunikasi dan informatika, teknologi
informasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Tugas dan Tanggung Jawab Staff Ahli Kominfo:
1) Memberikan
Rekomendasi: Mereka memberikan rekomendasi kepada Menteri Komunikasi dan
Informatika dalam berbagai bidang, termasuk hukum, teknologi informasi, dan
pengembangan sumber daya manusia.
2) Penyusunan
Anggaran: Mereka berperan dalam penyusunan anggaran untuk berbagai sektor,
seperti aplikasi informatika, informasi dan komunikasi publik, penelitian dan
pengembangan sumber daya manusia, administrasi dan pengawasan.
3)
Penyiapan
Bahan Koordinasi: Mereka menyusun bahan-bahan koordinasi dan rencana program untuk
berbagai sektor.
4) Pelaksanaan
Pengelolaan Data: Mereka berperan dalam pengelolaan data dan pengembangan
sistem informasi manajemen.
RENCANA DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
1. Perumusan Program Kerja Tahunan dengan
mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa dan kebijakan kampus.
2. Penguatan Kaderisasi Internal untuk mencetak
pemimpin yang berintegritas dan kompeten.
3. Kolaborasi Eksternal dengan organisasi
kemahasiswaan, komunitas, dan lembaga mitra.
4. Optimalisasi Media Publikasi untuk meningkatkan
eksposur program dan citra BEM.
5. Evaluasi Berkala terhadap program kerja untuk
memastikan efektivitas pelaksanaan.
D.
RENCANA
DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
a.
Merancang
Program Kerja selama 1 periode.
b.
Memperkuat
jaringan kemitraan dengan lembaga internal dan eksternal untuk pengembangan
program.
c.
Mendorong
partisipasi aktif mahasiswa dalam kajian kebijakan dan advokasi terkait
pertanian dan pendidikan.
d.
Mengoptimalkan
publikasi dan dokumentasi sebagai media penyebaran informasi dan peningkatan
citra BEM.
e.
Menjalankan
program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan peran sosial dan kontribusi
terhadap masyarakat.
E.
PROGRAM
KERJA
a.
Pengukuhan
anggota
b.
Forum
aspirasi mahasiswa
c.
Kajian-kajian
d.
Sora
Sawala (publikasi informasi kampus & fakultas, konten edukasi: artikel,
video, infografis)
e.
Study
banding
f.
Partisipasi
pada kegiatan ISMPI
g.
Sekolah
Tani
h.
Bina
Desa
i. Hari Krida Pertanian (HKP)