Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ikut Menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) XVII yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya

Pada tanggal 18–24 Mei 2026, telah berlangsung kegiatan Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) XVII yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya dan Polbangtan II Malang. Kegiatan ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi ISMPI yang dihadiri oleh delegasi mahasiswa pertanian dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk delegasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.


Delegasi BEM Fakultas Pertanian Universitas Galuh yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Muhamad Iqbal Rasyid selaku bendahara, Ade Ahmad Hanifan selaku sekretaris, Ahmad Yusuf Satibi selaku Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Galuh, serta Asep Riza Pamungkas selaku perwakilan DPM Fakultas Pertanian Universitas Galuh.


Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar nasional pada tanggal 18 Mei di Auditorium Pandita Majapahit Universitas Brawijaya, Kota Malang. Seminar tersebut menyoroti ancaman krisis regenerasi petani yang dinilai dapat memengaruhi ketahanan pangan nasional di masa depan. Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia, R. S Suroyo Jr, menyebut kondisi pertanian Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ancaman krisis pangan dan energi dunia hingga dampak perubahan iklim.


Menurutnya, keterlibatan generasi muda, terutama mahasiswa pertanian, menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional.

“Mahasiswa pertanian memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Di tengah ancaman krisis pangan global dan menurunnya regenerasi petani, generasi muda harus hadir membawa inovasi, kolaborasi, dan solusi nyata untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan,” katanya.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat agar penguatan sektor agraria tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan. Ia menawarkan beberapa program yang dapat diambil oleh ISMPI ke depan untuk mewujudkan kolaborasi dan aksi nyata di lapangan.


Selain itu, pemateri Dwi Lili Indayani menyoroti besarnya peluang pengembangan bisnis pertanian berbasis teknologi dan kreativitas di era modern. Menurutnya, sektor pertanian kini tidak lagi identik dengan metode konvensional. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membuka peluang baru bagi generasi muda untuk terjun ke sektor agraria melalui inovasi dan pengembangan usaha pertanian bernilai tambah tinggi.


Pada tanggal 19–24 Mei 2026 dilaksanakan forum musyawarah yang bertempat di Aula Polbangtan II Malang. Melalui forum tersebut, para delegasi yang berjumlah lebih dari 20 instansi bersama-sama membahas arah gerak organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan kebijakan strategis demi keberlanjutan ISMPI di masa mendatang. Delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh juga turut mengikuti jalannya forum musyawarah sebagai bentuk kontribusi dan partisipasi aktif dalam pengembangan organisasi mahasiswa pertanian tingkat nasional.


Selain menjadi ruang diskusi dan pengambilan keputusan organisasi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat solidaritas, memperkuat sinergi, serta membangun semangat kolaborasi antar anggota ISMPI dari berbagai daerah di Indonesia.


Dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional ISMPI XVII juga telah menetapkan Vadel Muhamad Pajri sebagai Ketua Umum terpilih BPP ISMPI periode 2026–2028. Diharapkan melalui hasil musyawarah ini, ISMPI dapat terus berkembang menjadi organisasi yang progresif serta mampu memperkuat peran mahasiswa pertanian sebagai agen perubahan dalam pembangunan pertanian Indonesia yang berkelanjutan.

Post View: 223