Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh Menggelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dengan Konsep Pertanian Berkelanjutan.

Kegiatan ini diadakan dengan tema penerapan permakultur dalam penguatan kawasan pedesaan di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali. Kegiatan pemberdayaan ini menjadi salah satu program unggulan dalam kepengurusan Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh periode 2023/2024. Kegiatan ini dirancang sebagai salah satu program berkelanjutan dalam rangka mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi salah satu program berkelanjutan yang menjadi tugas kepemimpinan Senat yang akan datang, maka dari itu penerapan pentahelix dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pendorong dan memotivasi seluruh pihak agar tetap semangat dalam bertani dan ikut dalam memajukan desa," ucap Mohamad Algi Albiagi sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh periode 2023/2024.

Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan pada Sabtu, 11 Mei 2024, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk komunitas pelindung, kelompok peternak cendikia mandiri, dinas pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Ciamis, Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Galuh, dan Ketua Yayasan Cendikia Mandiri Utama. Acara tersebut juga dihadiri oleh Pak Muhamad Ijudin, M.Pd, selaku keynote speaker, dan Ibu Novi dari Dinas Pertanian yang menjadi pemateri tentang penerapan permakultur sebagai konsep sederhana dalam membangun solidaritas masyarakat dan mendongkrak ekonomi masyarakat.

Penerapan ini bertujuan untuk mengupayakan pertanian yang berkelanjutan baik secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Dengan kegiatan ini, Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh bermitra dengan kelompok peternak cendikia mandiri yang berfokus pada pengembangan dan pengelolaan zona 2 dengan luasan lahan sekitar 4000 meter persegi. Zona ini difokuskan pada komoditi buah-buahan, tanaman herbal, dan bunga. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi kelompok peternak dan menjadi lahan percontohan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan pembukaan pemberdayaan masyarakat ini ditutup dengan penanaman tanaman secara simbolis.

Post View: 202